Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sifat Fisik Atmosfer Dan Gejala Pada Lapisan Atmosfer

Konten [Tampil]

Sifat Fisik Atmosfer Dan Gejala Pada Lapisan Atmosfer - Atmosfer terdiri atas sejumlah lapisan yang berbeda sifat-sifat fisiknya. Masing-masing menunjukan gejala-gejala tertentu yang mencirikan kondisi masing-masing lapisan tersebut. Gejala cuaca merupakan hasil interaksi antar unsur cuaca dan iklim hanya terjadi pada lapisan troposfer.

Sifat-Sifat Fisik Atmosfer

Atmosfer berasal dari bahasa Yunani, yaitu atmos yang berarti uap dan sphaira yang berarti bulatan. Jadi atmosfer adalah lapisan gas yang menyelimuti bumi.

Atmosfer merupakan campuran berbagai gas yang tidak berwarna dan tidak terlihat oleh mata. Karena merupakan zat, atmosfer juga memiliki berat sehingga memiliki tekanan udara sehingga mengembang jika terkena panas dan mengerut ketika dingin.

Pada saat suatu bagian atmosfer terkena panas maka bagian tersebut akan mengembang, begitu sebaliknya. Jika terjadi perbedaan tekanan maka terjadilah pergerakan udara yang disebut angin yang bergerak dari tekanan tinggi ke tekanan rendah.

Atmosfer tersusun oleh sejumlah unsur. Unsur tersebut adalah nitrogen, kemudian oksigen dan argon.

Secara vertikal atmosfer terdiri atas sejumlah lapisan dengan karakteristik yang berbeda yaitu lapisan Troposfer, Stratosfer, Mesosfer, dan Termosfer

Gejala Pada Lapisan Atmosfer

Pembagian lapisan atmosfer sebenarnya didasarkan pada perbedaan karakteristik temperatur antarlapisan. Marilah kita pelajari lapisan-lapisan tersebut satu per satu 

Lapisan Troposfer

Lapisan troposfer merupakan lapisan terbawah dari atmosfer. Lebar atau ketinggian lapisan ini mencapai 16 km di daerah tropis dan terus menurun sampai 10 km di atas kutub. Manusia dan makhluk hidup lainnya berbeda pada lapisan ini dan mengalami berbagai gejala atau peristiwa cuaca seperti hujan, angin, dan badai terjadi. Peristiwa cuaca tersebut tidak ditemukan pada lapisan atmosfer lainnya.

Lapisan Stratosfer

Di atas lapisan traposfer terletak lapisan stratosfer. Batas antara keduanya disebut tropopause. Batas tertinggi lapisan ini mencapai 50 km di atas permukaan bumi. Pada bagian puncak atau batas tertingginya suhu dapat mencapai 270 K (Kelvin) dengan rata-rata suhu mencapai -550⁰C.

Stratosfer dikenal sebagai lapisan yang mengandung ozon (O3) yang berperan sangat penting dalam melindungi makhluk hidup dari radiasi gelombang pendek matahari (ultraviolet) yang berbahaya.

Lapisan Mesosfer

Lapisan berikutnya yang terletak di atas stratosfer sampai ketinggian 85 km adalah lapisan mesosfer. Pada bagian puncaknya, suhu bisa mencapai -900⁰C dan kebanyakan meteor terbakar pada lapisan ini. Bayangkanlah jika lapisan ini tidak ada tentunya banyak meteor yang akan sampai ke permukaan bumi dan membahayakan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Lapisan Termosfer

Pada ketinggian 85 sampai 500 km dari permukaan bumi terdapat lapisan termosfer dengan temperatur mendekati 17000⁰C. Pada ketinggian di atas 100 km terjadi ionisasi yang membentuk ion positif dan elektron bebas yang bermuatan negatif. Lapisan dengan konsentrasi elektron bebas disebut dengan ionosfer. Ionosfer dikenal sebagai lapisan yang mampu memantulkan gelombang radio sehingga penting bagi komunikasi radio jarak jauh.

Baca Selanjutnya : Unsur-unsur Cuaca dan Iklim

Thanks for read : Sifat Fisik Atmosfer Dan Gejala Pada Lapisan Atmosfer 

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

Post a Comment for "Sifat Fisik Atmosfer Dan Gejala Pada Lapisan Atmosfer"