Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bentuk-Bentuk Negara

Konten [Tampil]

Bentuk Negara

Secara garis besarnya di dunia ini kita mengenal ada dua bentuk negara : negara kesatuan dan negara serikat (federasi).

Negara Kesatuan (Unitaris)

Merupakan negara yang merdeka dan berdaulat dimana pemerintahannya diatur oleh pemerintah pusat.

Dalam negara kesatuan, pemerintah pusat mempunyai wewenang untuk mengatur seluruh wilayahnya melalui pembentukan daerah-daerah (provinsi, kabupaten, atau kota). Sistem pelaksanaan pemerintah negara dapat berupa desentralisasi atau sentralilasasi.

Bentuk negara kesatuan pada umumnya mempunyai ciri-ciri atau sifat-sifat seperti berikut :
  1. Kedaulatan negara mencakup ke dalam dan ke luar yang ditangani oleh pemerintah pusat
  2. Negara hanya mempunyai satu undang-undang dasar (UUD), satu kepala keluarga, satu dewan mentri dan satu dewan perwakilan rakyat.
  3. Hanya ada satu kebijaksanaan yang menyangkut persoalan politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan keamanan.
Indonesia sebagai negara kesatuan yang berbentuk republik sesuai dengan pasal 1 ayat 1 UUD 1945. Ini berarti bentuk negara Indonesia kesatuan dan bentuk pemerintahnya republik.

Negara Serikat (Federasi/Bondstaat)

Merupakan suatu negara yang terdiri dari beberapa negara bagian. Negara-negara bagian hanya menyerahkan sebagian urusan pemerintahannya kepada pemerintah federal (pusat) yang menyangkut kepentingan bersama, seperti urusan keuangan, pertahanan, negara, pos, telekomunikasi, dan hubungan luar negeri.

Negara-negara bagian pada negara serikat tidak berdaulat namun memiliki kekuasaan asli. Negara-negara pada negara serikat dikatakan memiliki kekuasaan asli karena negara bagian berhubungan langsung dengan rakyatnya.

Contoh negara serikat diantaranya : Amerika Serikat, Australia, Swiss, India, Jerman, Malaysia.

Bentuk negara serikat pada umumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Tiap negara bagian berstatus tidak berdaulat, namun memiliki kekuasaan asli
  2. Kepala negara dipilih oleh rakyat dan bertanggung jawab kepada rakyat
  3. Pemerintah pusat memperoleh kedaulatan dari negara-negara bagian untuk urusan ke luar dan ke sebagian urusan dalam negeri.
  4. Setiap negara bagian berwenang membuat UUD sendiri selama tidak bertentangan dengan pemerintah pusat
  5. Kepala negara memiliki hak veto (pembuatan kekuasaan) yang diajukan oleh parlemen.
Demikian adalah bentuk-bentuk negara yang ada, terdapat dua bentuk negara antaranya negara kesatuan dan federasi (serikat).
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

Post a Comment for "Bentuk-Bentuk Negara"