Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Tamak : Definisi, Ciri, Dalil, dan Dampaknya

Konten [Tampil]

Pengertian Tamak : Definisi, Ciri, Dalil, dan Dampaknya - Manusia hidup di dunia ini, pasti membutuhkan harta benda untuk kelangsungan hidupnya. Orang yang tamak, butuh harta benda melebihi batas kebutuhannya, dan selalu berlomba-lomba mengumpulkan harta dan enggan menafkahkan sebagian hartanya kepada yang membutuhkan. Karena besarnya hasrat sifat tamak terkadang nekat berbuat sesuatu yang melonggar norma agama dan norma susila.

Pengertian Tamak

Tamak berasal dari bahasa arab طمع – يطمع - طمعا (thoma’an – yathma’u – thoma’a) yang berarti tamak, loba atau rakus (serakah). Menurut istilah pengertian tamak adalah terlalu bernafsu atau terlampau besar nafsunya terhadap keduniaan. Misal : terhadap harta, jabatan atau kedudukan dll.

Perilaku orang yang tamak biasanya lebih berfokus bagaimana ia dapat mendapatkan sesuatu yang diinginkan (harta, benda, jabatan) semakin banyak. Namun terhadap urusan yang tidak mendapatkan hasil tidak mau melakukannya.

Ciri – Ciri Orang yang Tamak

Adapun ciri-ciri orang yang mempunyai sifat tamak adalah

  1. Giat melakukan aktivitas karena orientasi keuntungan
  2. Tidak mau bershadaqoh atau beramal
  3. Gemar mengumpulkan kekayaan
  4. Mau menerima pemberian orang lain akan tetapi tidak mau beramal

Dalil Al-Quran Larangan Memiliki Sifat Tamak

Pada dasarnya Allah menciptakan dunia ini sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan manusia. Akan tetapi Islam juga mengajarkan kepada umatnya agar memanfaatkan sebaik-baiknya untuk kehidupan dunia dan akhirat. Oleh karena itu perilaku tamak dilarang oleh Allah sebagaimana firman-Nya

ٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَا لَعِبٌ۬ وَلَهۡوٌ۬ وَزِينَةٌ۬ وَتَفَاخُرُۢ بَيۡنَكُمۡ وَتَكَاثُرٌ۬ فِى ٱلۡأَمۡوَٲلِ وَٱلۡأَوۡلَـٰدِ‌ۖ كَمَثَلِ غَيۡثٍ أَعۡجَبَ ٱلۡكُفَّارَ نَبَاتُهُ ۥ ثُمَّ يَہِيجُ فَتَرَٮٰهُ مُصۡفَرًّ۬ا ثُمَّ يَكُونُ حُطَـٰمً۬ا‌ۖ وَفِى ٱلۡأَخِرَةِ عَذَابٌ۬ شَدِيدٌ۬ وَمَغۡفِرَةٌ۬ مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضۡوَٲنٌ۬‌ۚ وَمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَآ إِلَّا مَتَـٰعُ ٱلۡغُرُورِ (٢٠)
Artinya : Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat [nanti] ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. ( QS. Al Hadid : 20)

وَمَا هَـٰذِهِ ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَآ إِلَّا لَهۡوٌ۬ وَلَعِبٌ۬‌ۚ وَإِنَّ ٱلدَّارَ ٱلۡأَخِرَةَ لَهِىَ ٱلۡحَيَوَانُ‌ۚ لَوۡ ڪَانُواْ يَعۡلَمُونَ (٦٤)
Artinya : Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui. (QS. Al-Ankabut : 64)

Dampak Negatif Sifat Tamak

Adapun dampak negatif sifat tamak adalah
  1. Mudah terjerumus dalam kehidupan dunia
  2. Tercela dalam pandangan manusia
  3. Tidak mendapat petunjuk agama

Menghindari sifat tamak

Agar dapat menghindari sifat atau sikap tamak antara lain
  1. Melihat ke bawah dalam masalah kehidupan
  2. Menyadari bahwa kehidupan dunia tidak kekal dan sebagai ujian bagi manusia
  3. Menyadari beratnya tanggung jawab terhadap sesuatu yang dimiliki.
Thanks for read : Pengertian Tamak : Definisi, Ciri, Dalil, dan Dampaknya
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

Post a Comment for "Pengertian Tamak : Definisi, Ciri, Dalil, dan Dampaknya"