Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Tawakal Adalah: Definisi, Perintah, Contoh, dan Dampak

Konten [Tampil]

Pengertian Tawakal Adalah

Arti Tawakal berasal dari bahasa Arab توكل – يتوكل - توكل (tawakkala – yutawakkalu – tawakkulan) yang berarti berserah diri, mewakilkan, mempercayakan diri. Pengertian Tawakal menurut istilah, tawakal adalah berarti berserah diri kepada Allah atau menyerahkan suatu urusan kepada kebijakan Allah SWT yang mengatur segalanya.

Ada orang yang salah memahami arti tawakal dengan menganggap bahwa tawakal adalah berserah diri begitu saja kepada Allah tanpa berusaha. Pendapat demikian adalah keliru, sebab tawakkal kepada Allah dilakukan setelah berusaha secara maksimal sesuai kemampuannya. Jika tawakkal dilakukan sebelum berusaha dengan usaha sungguh-sungguh maka tidak dibenarkan dalam Islam.

Dengan demikian arti tawakal menurut ajaran Islam adalah menyerahkan diri kepada Allah setelah berusaha atau ikhtiar dengan sungguh-sungguh.

Jadi dalam tawakkal terkandung tiga faktor yaitu usaha (ikhtiar), do’a kepada Allah, dan menyerahkan nasibnya kepada Allah. Hal ini dapat kita lihat dalam kehidupan Rasulullah antara lain :
Suatu saat ada sahabat yang datang kepada beliau dan terjadilah percakapan singkat antara sahabat dan Rasulullah :

Rasulullah : “Hai Fulan, dengan apa kau datang kemari?”
Sahabat : “Naik unta, ya Rasulullah”
Rasulullah : “Dimana untamu sekarang?”
Sahabat : “Di luar ya Rasulullah”
Rasulullah : “Sudah kau tambatkan untamu?”
Sahabat : “Belum, aku tawakal kepada Allah”
Rasulullah : “Keluar dan tambatkan untamu, kemudian barulah kamu tawakkal”


Sahabat tadipun keluar dan menambatkan untanya, kemudian kembali menghadap Rasulullah.
Dari kisah diatas dapat dimengerti bahwa tawakal kepada Allah harus didahului dengan usaha yang sungguh-sungguh.

Dalil Perintah Bertawakkal

Banyak ayat Al-Qur’an dan Hadits yang memerintahkan umat manusia untuk tawakal kepada Allah SWT.
Firman Allah dalam surat Ali Imran ayat 159:
فَإِذَا عَزَمۡتَ فَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِ‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلۡمُتَوَكِّلِينَ (١٥٩)
Artinya : ....Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. (QS. Ali Imran : 159)
Firman Allah dalam surat Hud ayat 123 :
وَلِلَّهِ غَيۡبُ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَإِلَيۡهِ يُرۡجَعُ ٱلۡأَمۡرُ كُلُّهُ ۥ فَٱعۡبُدۡهُ وَتَوَڪَّلۡ عَلَيۡهِ‌ۚ وَمَا رَبُّكَ بِغَـٰفِلٍ عَمَّا تَعۡمَلُونَ (١٢٣)
Artinya : Dan kepunyaan Allah-lah apa yang ghaib di langit dan di bumi dan kepada-Nya-lah dikembalikan urusan-urusan semuanya, maka sembahlah Dia, dan bertawakkallah kepada-Nya. Dan sekali-kali Tuhanmu tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan. (QS. Huud : 123)
Pada ayat lain disebutkan :
وَعَلَى ٱللَّهِ فَتَوَكَّلُوٓاْ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ (٢٣)
Artinya : Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakkal, jika kamu benar-benar orang yang beriman (QS. Al Maidah : 23)
Dari keterangan ayat-ayat di atas dapat diambil kesimpulan bahwa kita sebagai manusia yang lemah hendaknya senantiasa bertawakkal atau menyerahkan segala urusan kepada Allah, karena kepunyaan Allah-lah segala rahasia langit dan bumi ini.
Dan kita harus membulatkan tekad dengan sungguh-sungguh karena Allah menyeru agar manusia giat bekerja dan rajin berusaha.
Orang yang bertawakkal akan merasa optimis dalam hidupnya. Karena merasa selalu dilindungi dan diberi pertolongan oleh Allah SWT.

Contoh Tawakal dalam Kehidupan Sehari-hari

Islam mengajarkan umatnya agar tawakal kepada Allah dengan sungguh-sungguh dengan ikhtiar/berusaha. Contoh tawakal dalam kehidupan sehari-hari antara lain sebagai berikut :
  1. Abdul Fatah seorang siswa MTS yang rajin belajar dan giat beribadah, baik di rumah maupun di sekolah. Ia pandai mengatur waktu belajar, bekerja dan beristirahat. Setiap ulangan, baik harian, ujian semester ia tidak pernah pergi jika tidak penting sekali. Setiap malam sehabis belajar ia tawakkal kepada Allah dengan memperbanyak doa agar esok harinya dapat mengerjakan dengan sukses.
  2. Aminah adalah seorang siswa yang berusaha dengan sungguh-sungguh ketika belajar dalam mengikuti ujian, namun keberhasilan dan hasil belajarnya semua diserahkan kepada ketentuan Allah.
  3. Pak Anwar adalah seorang petani yang gigih. Ia mengerjakan sawahnya dengan sungguh-sungguh, mulai dari mengolah tanah, menanam, memupuk, merawat dilakukan dengan baik. Kemudian ia serahkan sepenuhnya kepada Allah agar mendapatkan hasil yang melimpah.

Dampak Positif Perilaku Tawakkal

Tawakal adalah salah satu buah keimanan. Setiap orang yang beriman, yakin bahwa urusan kehidupan dan semua manfaat serta madharatnya ada pada kuasa Allah.
Adapun dampak positif dari tawakal adalah :
  1. Memperoleh ketenangan jiwa karena merasa dekat dengan Allah SWT
  2. Memperoleh kepuasan batin karena keberhasilan usahanya dengan mendapat ridho Allah
  3. Memperoleh keteguhan hati atau istiqomah (tidak takut menghadapi masa depan)
  4. Menumbukembangkan kesadaran akan kelemahan dirinya, mengakui kebesaran Allah yang mengatur segala-galanya

Membiasakan Diri Berprilaku Tawakkal

Manusia hendaknya harus sadar bahwa dirinya lemah, terbukti dengan sering mengalami kegagalan dalam hidupnya. Keberhasilan usaha manusia ada pada kuasa dan kehendak Allah. Oleh sebab itu manusia harus bertawakkal kapada Allah setelah melakukan usaha atau ikhtiar secara sungguh-sungguh. 
Orang yang bertawakkal berarti menunggu keberhasilan usahanya. Dengan demikian tawakal adalah cara yang efektif cara yang efektif untuk senantiasa dilakukan sebagai seorang muslim yang taat kepada Allah, mengingat keterbatasan dan kelemahan yang dimiliki manusia.

Kesimpulan

Pengertian tawakal adalah menyerahkan diri kepada Allah setelah berusaha atau ikhtiar dengan sungguh-sungguh. Perintah untuk bertawakkal tertuang pada surat Ali Imran ayat 159, surat Hud ayat 123, dan pada surat Al-Maidah ayat 23. Contoh tawakal dalam kehidupan sehari-hari bisa dilihat misalnya kita belajar secara maksimal kemudian masalah nilai kita berserah diri kepada Allah. Dan dampak positif bersikap tawakkal adalah jiwa kita bisa lebih tenang karena segala usaha yang dilakukan hasilnya diserahkan kepada Allah.
Demikian artikel mengenai “Pengertian Tawakal Adalah: Definisi, Perintah, Contoh, dan Dampak” semoga dapat membantu dan bermanfaat. Terimakasih
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

Post a Comment for "Pengertian Tawakal Adalah: Definisi, Perintah, Contoh, dan Dampak"